Oleh: Saidina Ali, SGI XVI
Di era globalisasi di mana perkembangan teknologi begitu pesatnya membuat perubahan dunia begitu dinamis. Perubahan dunia yang begitu cepat juga menuntut setiap kita untuk bisa menyesuaikan diri terhadap perubahan agar tidak tergilas dan ketinggalan zaman.
Dunia pendidikan merupakan salah satu yang tidak luput dari perubahan. Perkembangan teknologi begitu berpengaruh dalam mengubah cara dan tradisi yang ada dalam dunia pendidikan kekinian. Perubahan di dalam dunia pendidikan menuntut setiap insan pendidikan agar dapat berlaku dinamis dalam menyikapi transformasi pendidikan dari yang tradisional menjadi “zaman now”istilah anak zaman sekarang.
Guru jaman now adalah ujung tombak perubahan dan agen penentu arah generasi penerus bangsa di masa depan . Namun juga perlu di kenang bahwa perubahan dan kemajuan bangsa saat ini tidak bisa terlepas dari peran guru zaman old. Hal ini menunjukkan bahwa setiap guru memiliki peran penting di setiap zamannya.
Guru jaman now adalah profil guru yang diharapkan mampu mentransformasi gaya belajar menyesuaikan perkembangan teknologi kekinian serta lebih berinovasi dalam menghadapi anak-anak zaman now yang begitu cepat merespons perkembangan teknologi. Media sosial dan sistem informasi dan komunikasi tanpa sekat ruang dan waktu menjadi sangat rentan bagi anak-anak jika tanpa ada filter dan counterbalance oleh orang tua di rumah dan guru saat di sekolah.
Guru zaman now dituntut harus mampu menghadapi siswa-siswa yang begitu pintar karena smart phone di genggamannya. Siswa yang begitu cepat mentranslate bahasa asing karena tidak lagi repot membalik kamus berbentuk buku, serta dapat dengan mudahnya memperoleh informasi apapun karena di dampingi google di dalam sakunya. Saat ini siswa tidak lagi membawa buku-buku paket yang tebal atau ensiklopedi penunjang pembelajaran di dalam tas sekolahnya lantaran beribu-ribu E-book ada di dalam kocek tasnya yang kecil. Bahkan sebagian siswa di kota juga sudah akrab dengan notebook di dalam ranselnya, sehingga tidak lagi banyak menulis menggunakan buku.
Dapatkah guru zaman now menghadapi siswa zaman now yang begitu pintar karena smart phone nya? Jawabannya sangat tegas, harus bisa! Guru zaman now wajib melek teknologi. Harus mampu menyesuaikan diri dengan zaman now, di mana berbagai informasi dari berbagai belahan dunia dapat di akses hanya dari genggaman saja. Guru zaman now tidak boleh anti media sosial dan dunia digital yang di gandrungi oleh kids zaman now. Adalah tugas besar bagi guru zaman now untuk tetap berupaya membuat siswa menjadi cerdas bukan karena telepon pintar yang di ada di genggamannya, tapi memang siswa yang smart dan beradab dengan dan atau tanpa smart phone.
Sifat apa saja yang harus dimiliki oleh guru zaman now? Setidaknya ada 4 (empat) sifat yang harus dimiliki oleh guru kekinian, pertama dinamis.
Seorang guru haruslah bersifat dinamis, sehingga terus ikut bergerak seiring perkembangan zaman, guru harus ikut antusias dan optimis dalam menerima lajunya arus perubahan. Sehingga guru juga ikut menggunakan fasilitas teknologi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sembari mengutuk majunya teknologi.
Kedua Responsif. Seorang guru kekinian harus terus memupuk sifat responsif terhadap lingkungan belajar anak. Responsif terhadap kemajuan teknologi, responsif terhadap gaya belajar anak, serta responsif terhadap terhadap profesi keguruan. Guru kekinian harus terus meng-upgread dan meng-update terus keilmuannya, sederhananya guru harus selangkah lebih maju dari siswa dan selangkah lebih rajin dari siswa.
Ketiga Inovatif, guru zaman now wajib inovatif dalam mengelola pembelajaran, seiring dengan kemajuan teknologi tidak lantas peran guru tergantikan oleh Mr. google, guru seharusnya bisa berkolaborasi dengan teknologi dalam menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien. Guru juga harus rutin mengasah kreativitas dalam menginovasi gaya mengajar dan suasana pembelajaran.
Keempat Uswah, guru tetaplah guru, guru digugu dan ditiru. Guru tetap harus menjadi teladan terbaik bagi siswa baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Dalam tren media sosial, guru harus tetap memberikan contoh-contoh bermedia sosial yang baik dan santun. Di kehidupan nyata guru membimbing untuk bijak dalam menyikapi kemajuan dan cerdas menggunakan smart phone.


