INDONESIA DARI LAYAR KACA

Oleh: Saidina Ali

Membaca Indonesia dari layar kaca (TV, HP) kekinian maka kita kan menjumpai  Indonesia yang semakin antik dan indah. Negara dengan beribu pulau terbentang dalam dekapan samudra dan pantai. Negara yang memiliki hutan sebagai paru-paru dunia. Negara dengan keragaman budaya dan Bahasa. Makmur dengan kekayaan alam. Damai dengan kearifan nilai-nilai peradaban. Indonesia terlalu banyak keindahan untuk dibicarakan.

Eksotisme alam Indonesia, indah dilayar kaca tanpa perlu dibalut efek-efek buatan manusia. Tak habis-habis episode tayangan di tv dan media sosial mengulas tentang keindahan Indonesia dari sabang sampai marauke setiap hari, setiap tahun.

Membaca Indonesia dari layar kacaku maka yang tampak adalah kelucuan dan selera humor yang tinggi para peserta stand up komedi Indonesia. Keragaman makanan enak dari galeri  masterchef Indonesia. Keterampilan dan bakat-bakat insan Indonesia dalam tayangan-tayangan kompetisi mencari bakat yang terekam kamera.

Melihat kehidupan masyarakat di Indonesia dari layar kaya juga tampak para romo kiyai yang terus mendakwahkan Islam rahmatan lil alamin sembari memberikan keteladanan sebagai agen-agen perdamaian ditengah keragaman masyarakat Indonesia. Banyak pula para pendakwah muda progresif yang berdakwah sesuai perkembangan zaman dan minat generasi muda.

Tampak pula dari layar kaca bagaimana kondisi social kemayarakatan di Indonesia dari layar kaca. Bencana memang silih berganti menerpa ibu pertiwi, namun anak-anak bangsa tak pernah sepi dari kerja sama, gotong royong dan saling menguatakan dari balik pulau masing-masing. Indonesia selalu diwarnai dengan aksi hero-hero yang cepat datang membantu dan meringankan beban setiap warga yang tertimba musiabah.

Bila melihat kondisi politik Indonesia dari layar kaca, kita juga akan berjumpa dengan para politikus ulung dan progresif, menelurkan kebijakan-kebijakan yang mensejahterakan rakyat Indonesia. Walau sekali-sekali juga tertangkap kamera aksi tengil para politikus seperti yang Gus dur bilang mirip Taman Bermain. Penuh dengan dinamika dan pro-kontra dalam berebut simpati masyarakat lewat kebijakan yang diperjuanagkan. Dari layar kaya juga tampak bahwa ndonesia masih punya banyak sumber daya manusia yang hebat dan piawai dalam berpolitik dan berkebangsaan, baik dari tubuh koalisi maupun oposisi.

Indonesia dari layar kaca juga tampak berkemajuan, berkebudayaan, dan bersaing maju dengan negara-negara besar di dunia. Sering mendapat pujian walau sesekali berseteru terkait dengan kedaulatan. Indonesia dari layar kaya juga menunjukan banyaknya bantuan social kepada masyarakat di tengah bencana namun terkadang terjadi perselisihan lantaran pelayanan yang kurang memanusiakan. Membaca Indonesia dari layar kaca juga tampak para calon-calon pemimpin Indoensia di masa depan dengan segenap kreatifitas para pendukungnya. Berita criminal dan kriminalisasi agak sulit dikonfirmasi, jadinya baca sekadarnya saja. Pun berita di media social kini sudah dapat diproduksi langsung oleh individu masyarakat. Maka bersandar kita kepada yang dikatakan Buya bahwa “Kita hanya akan dipertemukan dengan apa-apa yang kita cari”, (Buaya Hamka).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *