Oleh: Saidina Ali, KPG 3
Lahir di Indonesia adalah sebuah anugrah. Negara kaya tempat bernaung banyak agama, suku bangsa, ras, dan golongan tanpa ada penistaan dan penindasan satu dengan lainnya. Semua yang beragam dalam Indonesia menjadi kekuatan. Semakin banyak perbedaan semakin menambah keindahan negara kepulauan ini.
Masyarakat Indonesia sedari dulu hidup berdampingan dengan alam yang menjadi Ibu pertiwi bagi ummat manusia yang berpijak dan berkehidupan. Sungai, tanah, laut dan hutan Indonesia tak pernah kehabisan sumber daya dalam menghidupi jutaan manusia Indonesia. Anugerah kekayaan alam Indonesia tentulah keberkahan yang pantas disyukuri bagi setiap rakyat Indonesia.
Indonesia dalam benak adalah Indonesia yang berkeadilan dan berkemakmuran. Adil makmur adalah cita-cita tertinggi yang didambakan setiap rakyat Indonesia. Adil dan makmur menjadi tujuan tertinggi bersama. Cita-cita sederhana, namun selalu kandas oleh perbuatan-perbuatan korup dan amoral sekelompok kecil manusia di Indonesia.
Indonesia dalam benak, adalah Indonesia yang dipimpin oleh pemimpin amanah yang adil sejak dalam fikirannya. Bernafaskan Pancasila dalam setiap kebijakan dan perbuatannya. Menjadi inspirasi bagi setiap pemangku kebijakan dan pelayan rakyat dari semua lapisan masyarakat.
Indonesia dalam benak adalah negara hukum yang berpegang teguh pada hukum-hukum yang berlandaskan Pancasila. Menerapkan system pemerintahan berlandaskan Pancasila. Berkegiatan ekonomi, ekonomi Pancasila. Memberdayakan masyarakat dengan prinsip Pancasila. Bebas berketuhan berlandaskan Pancasila.
Indonesia dalam benak adalah Indonesia yang menghidupkan Pancasila sejak dari rumah tangga, sekolah, dan lingkungan sosisial masyarakat. Setiap rumah menjadi sekolah, setiap orang tua adalah guru. Setiap orang dewasa berlomba-lomba memberikan keteladanan yang baik bagi generasi penerusnya. Setiap orang menjalani profesinya dengan semangat Pancasila. Bebas, terbuka, toleran, dan sopan menjadi kebiasaan yang melekat dalam budaya-budaya yang beragam Indonesia.
Indonesia dalam benak adalah Indonesia yang berkepastian hukum dimana rakyatnya professional sebagai rakyat, yang pemimpinnya professional sebagai pemimpin. Yang kaya dan yang miskin bisa sama-sama menikmati hidup dan bahagia. Yang pintar dan yang bodoh sama-sama bisa menikmati hidup dan bahagia. Yang menjadi pejabat dan yang menjadi rakyat sama-sama dapat menikmati hidup dan bahagia. Orang baik dan orang buruk sama-sama bisa menikmati hidup dan bahagia. Indonesia dalam benak adalah rumah besar setiap makhluk hidup dan alam, dimana setiap penghuninya mendapatkan keadilan dan kemakmuran serta bahagia dalam hari-harinya dari hidup sampai hidup lagi.
